pialadunia2026.cc - Barcelona masih menikmati euforia usai menaklukkan rival abadi mereka, Real Madrid, dengan skor 3-2 di Piala Super Spanyol 2026 di Arab Saudi akhir pekan lalu. Kemenangan di El Clasico ini bukan sekadar trofi tambahan, tetapi juga menjadi suntikan kepercayaan diri besar bagi Blaugrana menghadapi sisa musim.
Dengan momentum positif tersebut, Barcelona diyakini memiliki peluang untuk bersaing di semua ajang—La Liga, Copa del Rey, hingga Liga Champions. Namun, dari ketiga trofi itu, Si Kuping Besar tetap menjadi target utama, mengingat terakhir kali klub Catalunya mengangkatnya adalah 11 tahun silam.
Baca Juga : El Clasico Berlangsung Sengit! Barcelona Menangi Final Piala Super Spanyol
Meski Barcelona masuk daftar kandidat juara, tidak semua pihak yakin mereka bisa menembus persaingan ketat di Eropa. Mantan gelandang Real Madrid, Toni Kroos, menilai bahwa meski tim ini tampil solid, perjalanan mereka di Liga Champions musim ini akan penuh tantangan dan jauh dari kata mudah.
Liga Champions Itu Level Lain, Barcelona Harus Tunjukkan Kualitas Nyata

Dalam podcast pribadinya Einfach mal Luppen, Toni Kroos menilai kesuksesan Barcelona di Piala Super Spanyol tak otomatis membuat mereka siap bersaing di Liga Champions.
“Barca memang sedang euforia usai menjuarai Piala Super Spanyol, tapi Liga Champions itu cerita berbeda. Mereka bakal menghadapi lawan-lawan top Eropa. Menurut saya, peluang mereka meraih gelar kontinental musim ini sangat tipis,” kata Kroos, dikutip dari Football Espana, Kamis (15/1/2026).
Meski ada keraguan dari Kroos, Barcelona tetap menatap target maksimal di Liga Champions. Fokus mereka saat ini adalah menembus delapan besar fase grup, di mana saat ini posisi mereka hanya terpaut dua poin dari zona tersebut.
Dua laga tersisa melawan Slavia Prague (tandang) dan FC Copenhagen (kandang) pun menjadi kesempatan besar. Jika berhasil lolos ke fase gugur, konsistensi dan kebugaran pemain bakal menjadi faktor penentu.
Barcelona punya modal kuat lewat bintang-bintang seperti Pedri, Lamine Yamal, dan Raphinha, yang performanya sedang berada di puncak. Trio ini diharapkan bisa menjadi kunci Blaugrana dalam perjalanan menaklukkan Eropa musim ini.
Masalah Serius di Lini Belakang, Barcelona Perlu Stabilitas

Meski penuh euforia usai menjuarai Piala Super Spanyol, Barcelona masih menyimpan pekerjaan rumah besar di lini pertahanan. Sepanjang musim ini, gawang Blaugrana kerap kebobolan, meski dalam beberapa pekan terakhir performa pertahanan mulai menunjukkan perbaikan.
Kembalinya Pau Cubarsi dan Ronald Araujo ke performa terbaik diyakini bakal menjadi kunci bagi stabilitas lini belakang. Kedua bek ini diharapkan mampu menutup celah, mengamankan area pertahanan, dan memberi ketenangan bagi lini tengah dan penyerang.
Baca Juga : Xabi Alonso Resmi Dipecat Real Madrid Usai Kalah dari Barcelona
Jika Barcelona berhasil menampilkan konsistensi di sektor defensif, tim asuhan Xavi Hernandez diyakini tidak hanya sekadar menjadi penantang, tapi juga berpeluang membuktikan diri di panggung Eropa dan menepis keraguan para pengamat.