pialadunia2026.cc - Gelandang asal Uruguay, Manuel Ugarte, buka suara mengenai minimnya waktu bermain yang ia alami di Manchester United. Alih-alih mengeluh, pemain 24 tahun ini justru melihat sisi positif dari situasi pelik yang dialaminya.
Sejak Januari, di era Michael Carrick, Ugarte nyaris tak pernah mendapat kepercayaan menjadi starter. Dalam delapan laga beruntun, ia lebih banyak mengamati dari bangku cadangan.
Meski demikian, Ugarte menekankan bahwa pengalaman ini memberinya keuntungan tersendiri. “Menjadi cadangan membuat tubuh saya tetap segar. Ini penting mengingat beberapa bulan ke depan ada agenda besar: Piala Dunia 2026, ujarnya.
Pemain Uruguay ini tampak menikmati perannya sebagai ‘cadangan strategis’, memastikan kondisinya prima untuk tampil maksimal ketika kesempatan besar akhirnya datang. Strategi sabar ini bisa menjadi kunci bagi performanya di panggung terbesar sepak bola dunia nanti.
Bangku Cadangan Jadi Modal Menuju Piala Dunia
Manuel Ugarte menilai minimnya menit bermain di Manchester United justru memberinya keuntungan jelang Piala Dunia 2026. Pengalaman serupa pernah ia rasakan saat membela Paris Saint-Germain, di mana ia jarang tampil namun tetap mampu bersinar di turnamen besar.
“Di **Copa America, saya juga jarang bermain di PSG. Tapi justru saya merasa sangat baik di turnamen itu,” ujarnya dikutip dari ESPN.
Baca Juga : 5 Bintang Muda Italia yang Bisa Bawa Azzurri Atasi Kutukan Piala Dunia
Ugarte menjelaskan bahwa kondisi fisik selalu bisa dipulihkan dan adaptasi ritme pertandingan bukan halangan. “Sering kali saat turnamen datang di masa liburan pemain, banyak yang tiba dalam keadaan lelah secara mental. Saya justru sangat bersemangat dan gak sabar main,” tambahnya.
Sang gelandang menegaskan, “Secara fisik, itu sesuatu yang selalu bisa diperbaiki. Saya selalu merasa sangat siap, siap untuk menemukan ritme dan berlatih.” Sikap positif ini menegaskan bahwa bangku cadangan bukan akhir, tapi justru modal penting bagi performa maksimalnya di panggung dunia.
Musim yang Sulit di Manchester
Musim ini Manuel Ugarte menghadapi tantangan besar di Manchester United. Ia baru tujuh kali diturunkan sebagai starter di Premier League, sementara dua laga lainnya ia main dari bangku cadangan di kompetisi piala.
Kedatangan Ugarte sebelumnya cukup mengundang harapan. Klub mengeluarkan dana besar untuk mendatangkannya sebagai pengganti Casemiro, yang performanya mulai menurun.
Namun kenyataan di lapangan berkata lain. Eks Sporting CP itu justru kalah bersinar dibandingkan gelandang senior asal Brasil, membuat musim pertamanya di Old Trafford terasa penuh ujian dan tantangan.
Masa Depan Ditentukan di Piala Dunia
Gelandang Uruguay, Manuel Ugarte, ditanya soal kemungkinan kembali ke Amerika Selatan, namun ia menegaskan fokus utamanya tetap di Eropa.
"Sejujurnya, saya belum memikirkannya. Tapi Anda tak pernah tahu. Usia saya 24 tahun, rencana saya adalah main beberapa tahun lagi di Eropa," ujarnya.
Situasi di Manchester United juga belum pasti. Kabarnya, skuad asuhan Michael Carrick akan mendatangkan gelandang baru di bursa musim panas, yang membuat posisi Ugarte bisa semakin ketat.
Baca Juga : Anggaran Piala Dunia 2026 Dipotong Besar-Besaran, Ada Apa?
Piala Dunia 2026 bisa menjadi momen penentu: tampil gemilang bisa membuka jalan untuk kembali bersinar di Old Trafford, atau sekaligus meningkatkan nilai jualnya di pasar transfer Eropa.