pialadunia2026.cc - AC Milan berhasil meraih kemenangan tipis namun krusial 1-0 atas Inter Milan dalam laga Derby della Madonnina pekan ke-28 Serie A, Senin (9/3) dini hari WIB di San Siro.
Kemenangan ini bukan sekadar angka di papan skor. Tambahan tiga poin membawa Milan mengumpulkan 60 poin, memangkas jarak dengan Inter yang berada di puncak klasemen menjadi hanya tujuh poin. Persaingan Scudetto pun kembali terbuka lebar, membuat tekanan pada rival sekota semakin terasa.
Sosok yang paling bersinar di laga ini adalah Pervis Estupinan. Bek kiri asal Ekuador itu tidak hanya mencetak gol tunggal penentu kemenangan Milan, tetapi juga tampil impresif sepanjang pertandingan. Aksinya di sayap kiri, kecepatan, dan ketajaman dalam menyerang sekaligus bertahan membuatnya pantas diganjar gelar Man of the Match.
Gol Estupinan tercipta dari serangan cepat Milan yang memanfaatkan kelengahan lini belakang Inter. Momen itu menjadi pembeda dalam duel sengit yang penuh tekanan, di mana kedua tim saling berebut dominasi, namun hanya Rossoneri yang berhasil mengeksekusi peluang dengan sempurna.
Dengan performa gemilang Estupinan, Milan menegaskan bahwa mereka siap kembali menantang Inter dalam perburuan gelar Serie A musim ini. Laga ini menjadi bukti bahwa pemain sayap dan bek modern bisa menjadi penentu kemenangan dalam pertandingan sebesar derby Milan.
Baca Juga : Hasil Milan vs Inter: Rossoneri Kuasai Derby della Madonnina
Bek Pervis Estupinan Bawa Tim Raih Kemenangan
Pervis Estupinan benar-benar menjadi pembeda dalam Derby della Madonnina kali ini. Bek kiri berusia 28 tahun itu mencetak gol tunggal penentu kemenangan Milan pada menit ke-35.
Gol tercipta dari sepakan keras setelah menerima umpan matang dari Youssouf Fofana. Bola meluncur deras ke sudut gawang dan tak mampu dihentikan kiper Inter, membuat Rossoneri unggul 1-0.
Selain gol, kontribusi Estupinan di lini pertahanan juga luar biasa. Ia tampil disiplin menjaga sisi kiri pertahanan Milan sepanjang 90 menit, mencatat tiga tekel sukses, tiga sapuan, dan satu intersep tanpa membuat kesalahan berarti.
Performanya mendapat pujian besar dari pengamat statistik. WhoScored memberi nilai 7,6, tertinggi di antara pemain Milan lain seperti Mike Maignan, Koni De Winter, dan Strahinja Pavlovic. Estupinan membuktikan dirinya bukan sekadar bek, tetapi sosok yang bisa menjadi penentu kemenangan dalam pertandingan besar seperti derby Milan.
Baca Juga : Rekor Tak Terkalahkan AC Milan Berakhir oleh Parma